Fitur Saku Permudah Kegiatan Komunitas

Mendukung aspirasi menjadi bank digital pilihan masyarakat, Bank Raya menghadirkan berbagai kemudahan fitur untuk memudahkan masyarakat sehari-hari dalam bertransaksi perbankan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya melihat bahwa masyarakat Indonesia memiliki ciri khas gaya hidup yang komunal, dengan interaksi sosial dan relasi yang kuat, yang tercermin dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar hidup bertetangga, memiliki komunitas hobi, dan bersosialisasi.

Dengan tingginya gaya hidup komunal masyarakat, maka tuntutan untuk berkegiatan bersama juga semakin tinggi. Oleh karenanya, perusahaan terus melakukan inovasi agar fitur-fitur di digital saving Bank Raya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, dan menjadi bagian penting dari kegiatan sosial masyarakat. Seperti misalnya fitur Saku Bujet yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk menggalang dana kegiatan komunitasnya tanpa harus membuka rekening baru.

“Kami selalu mengedepankan customer experience sebagai landasan berinovasi dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat bertransaksi perbankan. Kami mencoba memahami kebutuhan dalam kegiatan bersosialisasi masyarakat, seperti misalnya patungan uang kegiatan komunitas dan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat rata-rata enggan untuk membuka rekening baru dan khawatir dananya tercampur dengan dana pribadi. Dengan fitur Saku, para nasabah tidak perlu membuka rekening baru, karena masing-masing Saku memiliki rekening yang berbeda. Disamping itu, untuk membantu masyarakat mengelola keuangan dengan baik, para nasabah juga dapat memantau pengeluarannya melalui halaman riwayat aktivitas Saku. Selain transaksi jadi lebih mudah, pengguna tidak perlu mencatat pengeluaran secara manual karena otomatis tercatat di halaman riwayat Saku.

“Data pengeluaran ini selanjutnya bisa dimanfaatkan pengguna merencanakan pengeluaran di bulan berikutnya. Fitur Saku Bujet dapat digunakan untuk memisahkan kebutuhan transaksi harian hingga 10 saku dan terintegrasi dengan pembayaran,” tuturnya.

Untuk diketahui, pertumbuhan Volume Digital Saving Bank Raya secara YoY di Semester I tahun 2023 bertumbuh sebesar 135,55%, dengan posisi di Rp729 miliardengan kualitas saldo yang cukup baik, dengan total CIF 768 ribu. Angka pertumbuhan ini akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat untuk mengelola keuangan secara lebih baik dan kebutuhan transaksi perbankan yang cepat, mudah, dan aman.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *